Intrepreneur
Kalo membicarakan yang namanya uang, tentu tidak aka nada habisnya,
ketika anda di Tanya apakah anda ingin mempunyai usaha sendiri, maka saya yakin
anda sekalian akan bilang y, ada beberapa pelajaran yang sedikit saya dapatkan
dari seminar yang bertema “ membangun kesejahteraan pribadi untuk mempersiapkan
kejayaan bangsa dan agama” yang di
laksanakan di kampus STAI sangatta kutai
timur, adapun pematerinya adalah Bpk.Uce prasetyo (Direktur Rumah Sakit SOHC)
dan Bpk.haji Bolly (Pengusaha ). Ada hal menarik yang dapat saya ambil dari
seminar tersebut, bahwa kita harus bisa
mampu bersaing di era global ini sebagai upaya untuk meningkatkan mutu diri
yang akan datang, kalo kita berkaca di kehidupan orang jaman dulu, bahwa
sandang, pangan dan papan itu sudah cukup untuk menjadi tolak ukur
kesejahteraan jaman dulu, namu sekarang hal itu berbeda, sekarang kebutuhan
manusia semakin bertambah seiring berjalanya waktu, sekarang orang yang banyak
uang, punya mobil, rumah mewah itu lah yang biasa di sebut orang yang
sejahtera, hidup ini memang memerlukan barang dan jasa, seorang konsumen dan
produsen merupakan dua hal yang saling membutuhkan satu sama lain, keduanya mempunyai peran masing-masing disitulah uang menjadi sarana transaksi, uang
sebagai alat tukar jual beli, dan merupakan point penyediaan manfaat dan penggunaan
manfaat, jika kita melihat akan
kebutuhan manusia yang semakin beragam, maka kita juga harus bisa lebih kreatif
untuk bisa melihat pasar yang mempunyai potensi yang besar untuk bisa di
kembangkan, menut Robert T Kiyosaki sumber uang itu terdiri dari 2 golongan
yaitu golongan kiri dan kuadran kanan .
Skema Cash Flow Qudrant oleh Rober T Kiyosaki
1. KUADRAN “E” (EMPLOYEE / KARYAWAN)
Anda bekerja untuk ORANG LAIN, dimana anda telah terikat untuk bekerja dengan waktu tertentu dan dengan penghasilan yang tertentu juga.
2. KUADRAN “S” (SELF EMPLOYED / PROFESIONAL /SMALL BUSINESS)
Anda bekerja untuk DIRI ANDA SENDIRI, dimana anda tidak terikat secara waktu dan penghasilan, tetapi anda harus BEKERJA SEMAKIN KERAS (menghabiskan lebih banyak waktu), untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar.
3. KUADRAN “B” (BUSINESS OWNER / PEMILIK BISNIS)
Anda bisa mendapatkan penghasilan dari SISTEM, dimana dalam sistem ini ORANG LAIN bekerja untuk ANDA. Jadi anda tidak terikat waktu, tetapi penghasilan tak terbatas.
4. KUADRAN “I” (INVESTOR / PENANAM MODAL)
Anda mendapatkan penghasilan dengan menanam modal, sehingga UANG bekerja untuk ANDA.
1. KUADRAN “E” (EMPLOYEE / KARYAWAN)
Anda bekerja untuk ORANG LAIN, dimana anda telah terikat untuk bekerja dengan waktu tertentu dan dengan penghasilan yang tertentu juga.
2. KUADRAN “S” (SELF EMPLOYED / PROFESIONAL /SMALL BUSINESS)
Anda bekerja untuk DIRI ANDA SENDIRI, dimana anda tidak terikat secara waktu dan penghasilan, tetapi anda harus BEKERJA SEMAKIN KERAS (menghabiskan lebih banyak waktu), untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar.
3. KUADRAN “B” (BUSINESS OWNER / PEMILIK BISNIS)
Anda bisa mendapatkan penghasilan dari SISTEM, dimana dalam sistem ini ORANG LAIN bekerja untuk ANDA. Jadi anda tidak terikat waktu, tetapi penghasilan tak terbatas.
4. KUADRAN “I” (INVESTOR / PENANAM MODAL)
Anda mendapatkan penghasilan dengan menanam modal, sehingga UANG bekerja untuk ANDA.
kembali lagi ke isi seminar yang di sampaikan di atas bahwa ada dua hikmah yang dapat saya ambil dari pembahasanya yang tidak bisa jelaskan kembali secara gamblang, namun intinya adalah untuk menghadapi persingan global ini kita tidak bisa mengandalkan satu pendapatan saja artinya ketika anda menjadi karyawan, maka anda harus bisa mendapatkan pengahsilan lain, pemateri mengibaratkan ketika kita berjalan dengan dua kaki, maka kita akan cepat berjalan dan berlari ke tempat tujuan kita, artinya ketika kita mempunyai dua pendapatan maka kita akan cepat mendapatkan yang kita inginkan, namun jika salah satu terhalang, maka maasih ada satu yang jalan, ketika ada salah satu kaki yang pincang, maka masih ad satu kaki lagi yang di pakai berjalan walaupun pincang, kita tidak tau halangan apa yang akan terjadi di akan datangm tapi tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan sesuatu keperluan sedini mungkin, bukan berarti kita menghendaki musibah menimpa kita. kemudian hikmah kedua yang dapat di ambil dari pemateri kedua adalah kesuksesan itu bukan ada pada diri sendiri, kesuksesan itu bisa di capai ketika kita bisa membuat orang lain sukses.
Demikian sedikit yang bisa saya bagi,,,semoga bermanfaat,,kurang kebihnya mohon maaf,,,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar